Thanks for visiting! This blog posts regular news about mountainbike, events, reviews, race and much more. Go ahead, subscribe to our posts!(after subscribe pls check your inbox for confirmation)
Saturday, December 29, 2007
Friday, December 28, 2007
new face of sepedaku
Sepedaku the biggest indonesia mtb forum now have a new face. With the blue background this forum look more appealing than the previous grey and show lesser thread so it dont look too busy - and the site now monetized by google (the content ad wont come out because of language problem). And Bismo now a moderator there. ok keep your good work bro!
Monday, December 24, 2007
Friday, December 14, 2007
MT PINANG YEAR END RACE
Friday, December 07, 2007
Orange 224-Evo World Cup dan Race
Thursday, December 06, 2007
SEA Games - Sugianto "Ho Ho" Setiawan Pembawa Merah Putih
06/12/07 16:32
Nakhon Ratchasima (ANTARA News) - Pembalap sepeda gunung Sugianto Setiawan yang akrab dipanggil "Ho Ho" akhirnya mendapat kepercayaan sebagai pembawa bendera Merah Putih pada acara pembukaan SEA Games 2007 yang berlangsung di Stadion Peringatan Ulangtahun ke-80 Raja di Nakhon Ratchasima, Thailand, Kamis.
Keputusan dipilihnya pembalap asal Malang itu baru diambil tengah malam karena saat upacara pengibaran bendera di perkampungan atlet, Rabu sore, chef de mission (CDM) kontingen Indonesia Achmad Sucipto mengatakan bahwa yang menjadi pembawa bendera kemungkinan besar berasal dari cabang bola basket atau bola voli putra.
Ho Ho memang dianggap pantas mendapatkan kepercayaan tersebut karena merupakan salah satu atlet paling berprestasi di antara 500 lebih atlet yang dikirim ke SEA Games 2007 kali ini.

Empat medali emas sudah diraihnya di SEA Games, mulai 1997 di Jakarta, 2001 di Kuala Lumpur, 2003 di Hanoi dan 2005 di Manila. Di tingkat Asia, ia juga pernah menjadi yang terbaik di kejuaraan Asia pada 2005.
Namun di SEA Games 2007, Ho Ho yang meski masuk dalam daftar atlet sepeda gunung Indonesia, tidak diturunkan dengan alasan tidak dalam kondisi terbaik.
Barangkali kondisi tersebut menjadi berkah baginya karena ia dipercaya menjadi pembawa bendera Merah Putih pada upacara pembukaan dan kepercayaan tersebut merupakan impian bagi para atlet.
Pembawa bendera merupakan atlet yang paling berprestasi di dalam kontingen negara masing-masing. Thailand akan diwakili oleh nama terkenal dalam cabang bulutangkis, yaitu Boonsak Ponsana.
"Ho Ho diputuskan menjadi pembawa bendera Merah Putih dalam rapat tadi malam. Ia memang pantas mendapatkan kepercayaan itu mengingat prestasi yang telah ditorehnya," kata pelatih sepeda gunung Sugeng Tri Hartono mengomentari anak buahnya. (*)
Copyright © 2007 ANTARA
Nakhon Ratchasima (ANTARA News) - Pembalap sepeda gunung Sugianto Setiawan yang akrab dipanggil "Ho Ho" akhirnya mendapat kepercayaan sebagai pembawa bendera Merah Putih pada acara pembukaan SEA Games 2007 yang berlangsung di Stadion Peringatan Ulangtahun ke-80 Raja di Nakhon Ratchasima, Thailand, Kamis.
Keputusan dipilihnya pembalap asal Malang itu baru diambil tengah malam karena saat upacara pengibaran bendera di perkampungan atlet, Rabu sore, chef de mission (CDM) kontingen Indonesia Achmad Sucipto mengatakan bahwa yang menjadi pembawa bendera kemungkinan besar berasal dari cabang bola basket atau bola voli putra.
Ho Ho memang dianggap pantas mendapatkan kepercayaan tersebut karena merupakan salah satu atlet paling berprestasi di antara 500 lebih atlet yang dikirim ke SEA Games 2007 kali ini.

Empat medali emas sudah diraihnya di SEA Games, mulai 1997 di Jakarta, 2001 di Kuala Lumpur, 2003 di Hanoi dan 2005 di Manila. Di tingkat Asia, ia juga pernah menjadi yang terbaik di kejuaraan Asia pada 2005.
Namun di SEA Games 2007, Ho Ho yang meski masuk dalam daftar atlet sepeda gunung Indonesia, tidak diturunkan dengan alasan tidak dalam kondisi terbaik.
Barangkali kondisi tersebut menjadi berkah baginya karena ia dipercaya menjadi pembawa bendera Merah Putih pada upacara pembukaan dan kepercayaan tersebut merupakan impian bagi para atlet.
Pembawa bendera merupakan atlet yang paling berprestasi di dalam kontingen negara masing-masing. Thailand akan diwakili oleh nama terkenal dalam cabang bulutangkis, yaitu Boonsak Ponsana.
"Ho Ho diputuskan menjadi pembawa bendera Merah Putih dalam rapat tadi malam. Ia memang pantas mendapatkan kepercayaan itu mengingat prestasi yang telah ditorehnya," kata pelatih sepeda gunung Sugeng Tri Hartono mengomentari anak buahnya. (*)
Copyright © 2007 ANTARA
Emas Masih Menjauh, Popo Raih Perak Balap Sepeda SEA Games
Nakhon Ratchasima (ANTARA News) - Meski sebagian cabang olahraga sudah mempertandingkan nomor final, medali emas masih menjauh dari kontingen Indonesia.
Atlet sepeda gunung (downhill) Popo Ariyo Sejati, harus puas sebagai penyumbang medali perak pertama untuk kontingen Indonesia di SEA Games 2007 di Nakhon Ratchasima, Kamis.
Popo yang pada babak penyisihan sehari sebelumnya menempati urutan ketiga, mencatat waktu tiga menit 59,380 detik, terpaut 2,460 detik dari atlet Filipina, Joey Barba yang meraih emas (3:56,920).
Emas yang diraih Joey merupakan emas pertama bagi kontingen Filipina, juara umum di SEA Games 2005 lalu.
Sementara itu, atlet tuan rumah Thailand Sitichai Ketkaewmanee harus puas dengan medali perunggu dengan waktu 4:00,860 detik.
Atlet Indonesia lainnya Purnomo, berada di peringkat keenam (4:09,800) dari total delapan peserta. Hasil tersebut lebih baik dari urutan keenam babak
penyisihan.

Usai pertandingan yang berlangsung di luar kota Nakhon Ratchasima yang ditempuh dalam waktu 1,5 jam itu, Popo tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
Popo bertanding dengan rasa percaya diri cukup besar karena ia berhasil menempati posisi runner-up di Kejuaraan Asia di China menjelang SEA Games 2007.
"Lawan-lawan yang saya hadapi di sini berhasil saya kalahkan di kejuaraan Asia. Tapi saya akui Joey kali ini tampil lebih baik," katanya, dengan sikap sportif.
Popo juga mengakui bahwa saat bertanding menuruni lintasan berjarak 1,9km itu, ia sempat menemui kendala saat di lintasan berbatu yang cukup berpengaruh terhadap laju sepedanya.
Kekecewaan juga tampak dari wajah pelatih Sugeng Tri Hartono karena Popo memang menjadi tumpuan untuk merebut salah satu dari target dua emas dari sepeda lintas alam (cross country).
"Satu target kita sudah meleset karena dari hasil di kejuaraan Asia, Popo memang berpeluang besar mencapai target," kata Sugeng yang dikenal ramah kepada wartawan itu.
Harapan berikut cabang sepeda ada dalam nomor cross country, di pundak juara bertahan Dadi Nurcahyadi yang didukung oleh Chandra Rafsanjani dan Ali Usman.
"Saingan terberat Indonesia tetap tuan rumah Thailand dan Filipina. Kita harapkan Chandra dan Ali Usman bisa menjadi pengganjal untuk memuluskan jalan Dadi," kata Sugeng.
Di SEA Games Manila 2005 lalu, nomor sepeda gunung Indonesia meraih dua emas melalui Dadi Nurcahyadi di nomor cross cuntry dan Sugianto "Ho Ho" Setyawan di nomor downhill.
Secara keseluruhan, cabang balap sepeda Indonesia harus merebut empat emas, tiga perak dan tiga perunggu untuk menjadi juara umum.
Dua emas lain disumbangkan oleh Uyun Muzizah (27km Individual Time Trial) dan Sama`i (individual criterium).
Di SEA Games 2007 kali ini, cabang balap sepeda secara total menyediakan 19 medali emas, lebih banyak dibanding SEA Games Manila 2005 yang hanya 11 emas. (*)
Dari http://www.antara.co.id/arc/2007/12/6/emas-masih-menjauh-popo-raih-perak-balap-sepeda-sea-games/
Atlet sepeda gunung (downhill) Popo Ariyo Sejati, harus puas sebagai penyumbang medali perak pertama untuk kontingen Indonesia di SEA Games 2007 di Nakhon Ratchasima, Kamis.
Popo yang pada babak penyisihan sehari sebelumnya menempati urutan ketiga, mencatat waktu tiga menit 59,380 detik, terpaut 2,460 detik dari atlet Filipina, Joey Barba yang meraih emas (3:56,920).
Emas yang diraih Joey merupakan emas pertama bagi kontingen Filipina, juara umum di SEA Games 2005 lalu.
Sementara itu, atlet tuan rumah Thailand Sitichai Ketkaewmanee harus puas dengan medali perunggu dengan waktu 4:00,860 detik.
Atlet Indonesia lainnya Purnomo, berada di peringkat keenam (4:09,800) dari total delapan peserta. Hasil tersebut lebih baik dari urutan keenam babak
penyisihan.

Usai pertandingan yang berlangsung di luar kota Nakhon Ratchasima yang ditempuh dalam waktu 1,5 jam itu, Popo tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
Popo bertanding dengan rasa percaya diri cukup besar karena ia berhasil menempati posisi runner-up di Kejuaraan Asia di China menjelang SEA Games 2007.
"Lawan-lawan yang saya hadapi di sini berhasil saya kalahkan di kejuaraan Asia. Tapi saya akui Joey kali ini tampil lebih baik," katanya, dengan sikap sportif.
Popo juga mengakui bahwa saat bertanding menuruni lintasan berjarak 1,9km itu, ia sempat menemui kendala saat di lintasan berbatu yang cukup berpengaruh terhadap laju sepedanya.
Kekecewaan juga tampak dari wajah pelatih Sugeng Tri Hartono karena Popo memang menjadi tumpuan untuk merebut salah satu dari target dua emas dari sepeda lintas alam (cross country).
"Satu target kita sudah meleset karena dari hasil di kejuaraan Asia, Popo memang berpeluang besar mencapai target," kata Sugeng yang dikenal ramah kepada wartawan itu.
Harapan berikut cabang sepeda ada dalam nomor cross country, di pundak juara bertahan Dadi Nurcahyadi yang didukung oleh Chandra Rafsanjani dan Ali Usman.
"Saingan terberat Indonesia tetap tuan rumah Thailand dan Filipina. Kita harapkan Chandra dan Ali Usman bisa menjadi pengganjal untuk memuluskan jalan Dadi," kata Sugeng.
Di SEA Games Manila 2005 lalu, nomor sepeda gunung Indonesia meraih dua emas melalui Dadi Nurcahyadi di nomor cross cuntry dan Sugianto "Ho Ho" Setyawan di nomor downhill.
Secara keseluruhan, cabang balap sepeda Indonesia harus merebut empat emas, tiga perak dan tiga perunggu untuk menjadi juara umum.
Dua emas lain disumbangkan oleh Uyun Muzizah (27km Individual Time Trial) dan Sama`i (individual criterium).
Di SEA Games 2007 kali ini, cabang balap sepeda secara total menyediakan 19 medali emas, lebih banyak dibanding SEA Games Manila 2005 yang hanya 11 emas. (*)
Dari http://www.antara.co.id/arc/2007/12/6/emas-masih-menjauh-popo-raih-perak-balap-sepeda-sea-games/
Subscribe to:
Posts (Atom)



